Kamis, 16 April 2020

La Khoufun ‘Ala Corona

Di tengah trauma Coronavirus yang makin membengkak, meluas dan menusuk, forum Maiyah Kenduri Cinta tetap dilaksanakan, sebagaimana biasanya, sejak pukul 20.00 sd 03.00 pagi hari. Pada pukul 19.41 sebelum KC dimulai, Gubernur DKI Anies Baswedan mengeluarkan edaran yang menginformasikan bahwa 17 tempat wisata dan keramaian, dari Monas, TMII, TIM hingga kawasan Kota Tua, ditutup untuk dikunjungi.

Tentu saja keputusan itu sangat bisa dipahami. Seluruh dunia melakukan hal yang sama. NBA di Amerika pun dihentikan. Dan tunjukan masalahnya pastilah bukan tempatnya, bukan wisatanya, melainkan kerumunan massanya. Maka Kenduri Cinta menyiapkan sejumlah kemungkinan sikap andaikan petugas Gubernuran di Taman Ismail Marzuki datang dan menghimbau atau menginstruksikan agar KC dibubarkan.

Hal itu tidak terjadi, dan seluruh jajaran penggiat KC melaporkan bahwa tidak ada hal-hal negatif terjadi, termasuk yang berkaitan dengan Covid-19.

Apakah Jamaah Maiyah Kenduri Cinta adalah kumpulan masyarakat yang gagah berani terhadap atmosfer pandemi Coronavirus? La khoufun ‘ala Corona wala hum yahzanun? Apakah Penggiat Mocopat Syafaat Yogya adalah para pengecut yang cemen dan keder terhadap Corona, sehingga pada tanggal 17 Maret besok Mocopat Syafaat tidak bisa dilaksanakan? Sedangkan salah seorang jamaahnya menyatakan bahwa “Corona itu hanya upilnya KiaiKanjeng” sehingga ia merasa kecewa karena 17-an tidak dilaksanakan sebagaimana 21 tahun sebelumnya berturut-turut selalu dilaksanakan?

Secara bertahap melalui beberapa tulisan saya berusaha untuk memperspektifkan soal itu dengan segala kelengkapan dimensi permasalahannya.

Jamaah Maiyah tidak takut kepada Perang Dunia, luncuran rudal dan bom serta apapun saja selain Allah. Yang Jamaah Maiyah takuti adalah bersikap takabur, mungguh, GR, gede rumongso, serta meremehkan qadla qadarnya Allah Swt. Yang Jamaah Maiyah pengecut adalah merasa kuat, merasa sehat, merasa sakti, merasa kebal, bahkan merasa dekat kepada Allah sehingga memastikan ia dan mereka akan dilindungi oleh Allah dari penyakit, mudlarat dan kematian. Kalau dilindungi dari penyakit dan mudlarat bisa ditemukan rasionalitasnya, tetapi kalau merasa dilindungi Allah dari kematian adalah kelucuan dan kekonyolan, sebab justru Allah-lah pengambil keputusan atas kematian semua makhluk-Nya.

Yang mencelakakan hidup Jamaah Maiyah bukanlah Corona, melainkan takabur dan kesombongan dalam mentalnya, kebodohan dalam pikirannya, dan tiadanya ilmu tawadlu’ dalam hatinya.

Tidak seorang pun dari Keluarga Maiyah yang bisa memastikan bahwa kalau Mocopat Syafaat dan Maiyahan-Maiyahan berikutnya tetap dilaksanakan sebagaimana biasanya — akan tidak terjadi serbuk kemudlaratan Corona, yang akan membuat menderita siapapun saja yang dilimpahi olehnya. Mocopat Syafaat dan semua Lingkar Maiyah tidak berhak membuka pintu kemudlaratan bagi jamaahnya dan siapapun. Tidak boleh meremehkan dan harus tahu diri atas ketidakmampuannya untuk mengantisipasi kemudlaratan. Termasuk masyarakat umum jangan disodori peluang untuk menilai bahwa Maiyah sok sakti, bersikap sombong dengan tetap berkumpul banyak orang.

Kalau ada Jamaah Maiyah yang sakti dan kebal dari serangan Corona, ia bertanggung jawab untuk menjamin kekebalan seluruh Jamaah Maiyah dan semua siapapun saja yang datang di Maiyahan.

Hanya Allah Swt yang Maha Perkasa yang berposisi untuk menyatakan bahwa virus Corona itu cemen dan hanya upilnya KiaiKanjeng. Nabi Muhammad Saw sendiri menganjurkan agar ketika nanti Dajjal dan Ya’juj Ma’juj menyerbu, sebaiknya semua kita bersembunyi di rumah masing-masing. Jangan ke Mal, stadion atau Maiyahan.[]

Jakarta, 16 Maret 2020

Rabu, 04 Oktober 2017

PIDATO KENEGARAAN MENPORA

MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA 

PIDATO 

MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA 

PADA PERINGATAN KE-82 HARI SUMPAH PEMUDA 

TANGGAL 28 OKTOBER 2010 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Salam damai Sejahtera untuk Kita Semua, om swastiastu, Namo Budhaya
Yang saya hormati ketua, wakil ketua dan para anggota DPR Republik Indonesia

Yang saya hormati Bapak presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Yang saya hormati Bapak, Ibu, Saudara-Saudara Pemuda Indonesia

Saudara sebangsa dan setanah air mengawali sambutan ini marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT – Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkah dan ridho-Nya kita kembali diberikan kesempatan untuk bersama-sama memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk ke-82 kalinya. 

Hari ini kita merasakan dan melakukan peringatan satu tonggak utama sejarah bangsa, Hari Sumpah Pemuda. 
Puncak peringatan tahun ini kita adakan di Kota Solo, Jawa Tengah. Kota yang pada 9 September 1948 adalah tempat Pekan Olahraga Nasional Pertama. Atlet-atlet yang kebanyakan kaum muda bertanding dengan semangat sportif, semangat juang dan semangat merdeka.  Peringatan Sumpah Pemuda memberi kesempatan kepada kita semua untuk mengisi energi dan ide perjuangan dalam menggelorakan masyarakat, memajukan bangsa, dan menggerakkan negara. 

Kita selalu ingat, delapan puluh dua tahun silam saat Kongres Pemuda Indonesia Kedua berlangsung dengan diikuti berbagai perkumpulan pemuda yang bersifat kedaerahan, kesukuan, kepanduan maupun keagamaan. Namun, satu yang mereka punya bersama yaitu keinginan kuat untuk merdeka, menjadi Bangsa Indonesia. Delapan-puluh dua tahun setelahnya, kita bisa bersyukur. Indonesia terus-menerus punya banyak pemuda dengan daya kritis dan daya kreatif yang 
sangat besar. Semua pengalaman berharga bangsa ini, terutama yang dipelopori pemuda, sangat tepat menjadi landasan untuk kita Bangun Karakter Pemuda demi Bangsa Indonesia yang Maju dan Bermartabat. Inilah tema dan tekad kita untuk Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 tahun 2010. Tentu karakter pemuda kita bangun dengan memperhatikan keadaan kaum muda saat ini serta tantangan mereka di masa depan. Satu fitur kaum muda sekarang adalah sosok yang aktif, berpendapat kritis dan berekspresi kreatif. Hasil-hasil kritik dan kreasi anak muda generasi demokrasi jelas kita rasakan. Kita terutama bangga dengan kerja-kerja mereka untuk rakyat yang rentan. Bantuan hukum, layanan medis, pengajaran, penegakan hak asasi manusia, pemberantasan korupsi, laporan jurnalistik, dan masih banyak tindakan pengabdian lain yang kaum muda lakukan. 

Banyak dunia wirausaha kaum muda yang merintis dan memajukan. Jelas pula anak muda sudah menjadikan dunia budaya dan seni tuan rumah di 
negeri sendiri. Atlet-atlet berbakat bermunculan. Politik demokrasi kita marak dengan politisi-politisi muda yang berpengaruh. 

Sejalan dengan semangat kesukarelawanan, Gerakan Pramuka akan marak dan meriah kembali. Undang-undang Gerakan Pramuka yang sudah disetujui bersama Pemerintah dan DPR dua hari lalu, akan menjadi rujukan stakeholder kepramukaan untuk memicu dan memacu satuan-satuan kepramukaan agar berlomba menunjukkan karya baru.

Namun, kita pula yang mesti mengarahkan, menuntun, bahkan menindak tegas bila sikap kritis dan kreatif anak muda malah berwujud tindakan kekerasan fisik ataupun bentuk-bentuk kekerasan dan anarkis lainnya. Anak-anak muda memang memerlukan identitas yang jelas dan tegas . Memang pula demokrasi memberikan keleluasaan untuk menentukan kumpulannya sendiri.

Kementerian Pemuda dan Olahraga mengajak semua pihak, pemerintah, pemerintah daerah, DPR, masyarakat luas serta keluarga untuk menggunakan pendekatan arus-utama kepemudaan dalam semua upaya pembangunan. Kita berharap cara ini dapat membuka dan mengarahkan sumber-sumber daya kita pada pembangunan serta pemberdayaan pemuda. Target kita, sebanyak mungkin pemuda mampu memiliki produktifitas tinggi dan kompetitif, serta jiwa kebangsaan Indonesia yang kokoh. Mereka harus punya kelebihan untuk dapat bersaing di pasar domestik maupun dunia, serta kepribadian Indonesia sebagai identitas yng mengakar. 

Seperti juga Peringatan Hari Sumpah Pemuda sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga mengadakan dua kelompok kegiatan besar, yaitu 
Bulan Bhakti Pemuda Indonesia, serta rangkaian acara kesenian, olahraga, dan pameran, serta pemberian Penghargaan kepada orang-orang yang 
mengabdikan diri untuk Pemuda Indonesia. 

Semua rangkaian ini bermaksud memicu pemuda untuk peduli pada sekitarnya dan pada bangsanya, serta memacu pula peringatan yang mereka gagas sendiri. Cerita-cerita kepeloporan pemuda samakin banyak dan bergulir cepat di antara mereka, sehingga Indonesia selalu ada di dalam sanubari pemuda-pemuda di kota, di desa, di sekolah, di kampus, dan di mana saja warga Indonesia berada, termasuk di kancah internasional. 

Semoga Allah SWT – Tuhan Yang Maha Kuasa – memberi rahmah dan hidayah kepada kita semua, terutama pada Pemuda Indonesia. 
Jayalah Pemuda Indonesia, Jayalah Bangsa Indonesia. 
Selamat Hari Sumpah Pemuda! 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 


Solo, 28 Oktober 2010 

Menteri Negara Pemuda dan Olahraga 
Dr. Andi A. Mallarangeng

Senin, 23 November 2015

SINAU BARENG : Arti Baligh

Orang-orang mengartikan balik itu orang yang sudah berusia lebih dari 12 tahun atau sudah di sunat,tapi sebelum itu mari kita kupas lebih dalam baliqh berasal dai kata aligh yaitu akal ba artinya menyampaikan berarti baliqh merupakan orang yang sudah mempunyai akal dan menyampaikan akal tersebut kepada orang lain jadi menurut kita baligh adalah suatu keadaan dimana kita sudah sadar akan hal hal yang bersifat merugikan dan menguntungkan jadi sebaik nya jika anak tidak mau beribadah kita sebagai orang yang lebih tua hanya berusaha mencontoh kan nya percuma kalau kita menyuruh anak tersebut shalat tetapi hati mereka tidak shalat??,maka dari itu kita bisa menyimpulkan bahwa biarkan anak itu mencari alasan untuk shalat dan yang kita lakukan bukan menyuruh/memaksa anak itu shalat dengan kekerasan Islam itu Penuh Kasih Sayng BRO biarkan anak berkenalan dengan tuhan dengan cara nya sendiri yang harus kita perhatikan adalah APA YANG KITA LAKUKAN KETIKA ANAK ITU SUDAH MENEMUKAN TUHAN NYA..,

Tolong nya disini forum berbagi ilmu jadi mohon kita sama-sama belajar jika ada yang menambahkan silahkan comment di bawah ini dan terima kasih telah berbagi ilmu disini  :)

Selasa, 10 Maret 2015

Etika Beremail: Membalas Email

Dalam membalas email sebaiknya kita memperhatikan hal-hal berikut :
  1. Hati-hati dengan pilihan REPLY ALL. pastikan hanya orang yang benar benar membutuhkan balasan yang mendapatkan email balasan anda.
  2. Hati-hati ketika membalas email dalam sebuah daftar distribusi tidak semua orang ingin mendapatkan ucapan atau terimakasih
  3. Ubah Subjek email balasan jika anda menambah informasi pada sebuah email, mungkin akan lebih berguna jika anda merubah subjek email, sesuai dengan isinya